Home Daerah Cegah Karhutla Saat Kemarau, Sat Samapta Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dialogis

Cegah Karhutla Saat Kemarau, Sat Samapta Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dialogis

57
0
SHARE
Cegah Karhutla Saat Kemarau, Sat Samapta Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dialogis

Keterangan Gambar : Cegah Karhutla Saat Kemarau, Sat Samapta Polres Mukomuko Gencarkan Patroli Dialogis

MUKOMUKO – Menghadapi kondisi cuaca kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Satuan Samapta Polres Mukomuko menggencarkan patroli dialogis di Kelurahan Bandaratu Kecamatan Kota Mukomuko , Selasa (8 /9/26).

Dalam kegiatan tersebut, personel berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan menghadapi kondisi cuaca kemarau. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi lahan dan vegetasi yang kering dapat menyebabkan api lebih mudah menyala dan menyebar.

Kewaspadaan tersebut menjadi semakin penting mengingat Kabupaten Mukomuko memiliki sejumlah kawasan lahan gambut. Pada kondisi kering, lahan gambut yang terbakar dapat memiliki karakteristik penanganan yang lebih sulit dan berpotensi menghasilkan asap dalam waktu lama. Karena itu, pencegahan menjadi langkah yang sangat penting.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah, semak, rumput maupun membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta tidak meninggalkan api atau bara setelah melakukan aktivitas yang menggunakan sumber panas.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar lahan, perkebunan maupun kawasan yang memiliki vegetasi kering juga diminta memastikan tidak terdapat sumber api yang dapat memicu kebakaran. Puntung rokok agar tidak dibuang sembarangan, terutama di kawasan yang mudah terbakar.

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K. melalui Kasat Samapta Polres Mukomuko IPTU Joni Alzufri, S.H. saat di konfirmasi mengatakan, kondisi kemarau dan karakteristik sebagian wilayah yang memiliki lahan gambut membutuhkan kewaspadaan bersama.

“Memasuki kondisi cuaca kemarau, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Apalagi di wilayah Mukomuko terdapat kawasan lahan gambut yang apabila dalam kondisi kering harus kita jaga bersama agar tidak terjadi kebakaran,” ujar joni.

Ia menegaskan, masyarakat tidak boleh menganggap sepele aktivitas pembakaran sekecil apa pun.

“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan pastikan api benar-benar padam setelah digunakan. Apabila melihat titik api atau pembakaran yang berpotensi meluas, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan informasi secara cepat apabila menemukan potensi kebakaran.

Selain memberikan imbauan Karhutla, patroli dialogis juga menjadi sarana bagi personel Sat Samapta untuk menyerap informasi dari masyarakat terkait situasi kamtibmas. Pendekatan humanis diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.

Polres Mukomuko berkomitmen terus meningkatkan patroli dan edukasi kepada masyarakat selama kondisi kemarau. Dengan kepedulian bersama, khususnya dalam menjaga kawasan lahan gambut dan lingkungan sekitar, potensi Karhutla di Kabupaten Mukomuko diharapkan dapat diminimalkan.

Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan, menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, serta segera melaporkan setiap potensi kebakaran demi menjaga Kabupaten Mukomuko tetap aman, sehat dan kondusif. (cik)